MOMENT SAD
Sejarah telah lama dikemas
Ketika waktu menyelindupkan kesaksian yang luka
Seekor kelalawar memandangnya dengan termangu
Dari jendela di masa silam
Di langit-langit
Usia mewariskan jubah kelabu
Punggung menjelma belukar pintalan laba-laba
Dan sekelompok kecoa telah selesai mendirikan rumah terakhir
Disinilah potongan rindu kau letakkan
Di bawah debu berlapis-lapis
Dan jejak yang demikian halus
Aku terkesima memergoki serpihan perasaan
Yang masih hangat meleleh dalam kalbu
Ayolah Nona . . .
Masa lalu bukanlah harapan
Namun hari esok adalah rintangan dan kebahagiaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar